Selasa, 10 Januari 2012

PENGARUH TIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Sehingga dalam proses pembelajaran antara guru dan siswa banyak terdapat perubahan seiring dengan berkembangnya teknlogo informasi dan komunikasi(TIK).
Sekarang interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka, tetapi juga dapat dilakukan melalui hubungan jarak jauh dari berbagai sumber (cyber space). Ini kemudian berkembang menjadi cyber teaching (pengajaran maya). Kemudian, istilah yang makin populer pada saat ini adalah e-learning. Ini adalah suatu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi, khususnya internet. Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti, CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.

Satu bentuk produk TIK adalah internet yang berkembang pesat di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang menjadikan dunia menjadi transparan, terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat, tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Melalui internet, setiap orang mendapatkan akses ke dunia global. Mereka dapat memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh dalam keseluruhan perilakunya.                                       .

Pesatnya perkembangan TIK menyebabkan terjadi pergeseran pandangan tentang pembelajaran baik, di kelas maupun di luar kelas. Dalam pandangan tradisional di masa lalu (dan masih ada pada masa sekarang), proses pembelajaran dipandang sebagai sesuatu yang sulit dan berat. Selain itu, ia hanya dianggap sebagai upaya mengisi kekurangan siswa, satu proses transfer dan penerimaan informasi, serta proses individual.                                        .
Sejalan dengan perkembangan TIK, telah terjadi perubahan pandangan mengenai pembelajaran. Pembelajaran menjadi proses alami, sosial, aktif dan pasif, linear dan atau tidak linear, serta proses yang berlangsung integratif dan kontekstual. Aktivitas pembelajaran berbasis pada model kekuatan, kecakapan, minat, dan kultur siswa. Selain itu, aktivitas yang dinilai lebih berdasarkan pemenuhan tugas, perolehan hasil,pemecahan masalah nyata baik individual maupun kelompok.                                                                                                                     .
Hal itu telah mengubah peran guru dan siswa dalam pembelajaran. Peran guru tak hanya sebatas penyampai pengetahuan, sumber utama informasi, ahli materi, dan sumber segala jawaban. Guru lebih sebagai fasilitator pembelajaran, pelatih, kolaborator, navigator pengetahuan dan mitra belajar siswa. Guru pun lebih banyak memberikan alternatif dan tanggung jawab kepada setiap siswa dalam proses pembelajaran. Sementara itu, peran siswa dalam pembelajaran juga mengalami perubahan. Mereka yang dahulunya hanya menjadi penerima informasi yang pasif, kini berubah menjadi partisipan aktif dalam proses pembelajaran. Pada akhirnya, siswa tidak lagi menjadi aktivis individual (soliter), tapi lebih kolaboratif dengan siswa lain.                                                                                                                                                                                       
Ini berarti TIK mempunyai pengaruh yang cukup berarti terhadap proses dan hasil pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas. TIK telah memungkinkan terjadinya individuasi, akselerasi, pengayaan, perluasan, efektivitas dan produktivitas pembelajaran yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan sebagai infrastruktur pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. Melalui penggunaan TIK, setiap siswa akan terangsang untuk belajar maju dan berkelanjutan sesuai dengan potensi dan kecakapan yang dimilikinya. Karena pembelajaran dengan menggunakan TIK menuntut kreativitas dan kemandirian diri.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada masa sekarang ini peran TIK sangat penting dalam dunia pendidikan. Karena dapat meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan dapat menghasilakan karya yang orisinil dari bidang pendidikan. Secara ringkas dapat disimpulkan beberapa peran TIK antara lain  : 
1.Sebagai Keterampilan (skill) dan Kompetensi
2. Sebagai Infrastruktur Pendidikan
3. Sebagai Sumber Bahan Belajar
4. Sebagai Alat Bantu dan Fasilitas Pendidikan
5. Sebagai Pendukung Manajemen Pendidikan
6. Sebagai Sistem Pendukung Keputusan
7. Sebagai Metode Pembelajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar